Wujud Kemandirian, Yayasan Anugerah Insan Residivis Sumut Bekali WBP Lapas Lubuk Dengan Keterampilan Barista


Deli Serdang – garudaonlinenews.com | Upaya membangun kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) terus diperkuat melalui kolaborasi berbagai pihak. Sebagai aksi dalam bentuk nyata, Yayasan Anugerah Insan Residivis Sumatera Utara bersama Lapas Lubuk Pakam menggelar pelatihan barista kopi sebagai bekal keterampilan bagi para WBP, Rabu (21/6/2026) siang.


Program ini menjadi langkah nyata dalam memberikan harapan baru bagi WBP sekaligus membekali mereka dengan keahlian untuk dapat dipergunakan bila kembali ketengah masyarakat.

 


Pelatihan tersebut dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu: Tahap pertama, pengenalan alat kopi dan jenis-jenis kopi. Tahap kedua, pemberian materi teori dan teknik barista dan tahap ketiga, ujian praktik serta pemberian sertifikat dari yayasan kepada peserta


Ketua Yayasan Anugerah Insan Residivis Sumatera Utara, Adhe Novi F, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dalam mendorong perubahan positif bagi para WBP.


“Kami ingin mereka tidak hanya menjalani masa pembinaan, tetapi juga memiliki keterampilan yang bisa menjadi jalan menuju kehidupan yang lebih baik,” ujarnya.


Selain itu, Imam Syukri Syah Tarigan, S.Ag yang hadir sebagai narasumber memberikan kata kata motivasi dan pembinaan mental bagi para WBP. 


Para WBP memperhatikan teknik perkopian ala barista yang dibimbing oleh Prawibowo, ST. Sesekali para WBP menolehkan kepala ketika gerak sang pembimbing meramu kopi dihadapan mereka.


Gelaran pembekalan WBP tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Lapas Lubuk Pakam, Hakim Sanjaya, A.Md.P., S.H., M.H, yang hadir dalam acara tersebut.


“Kegiatan ini sangat positif karena memberikan bekal nyata bagi WBP agar siap kembali ke masyarakat dengan keterampilan yang bermanfaat,”ujar Kalapas sembari berharap agar para WBP setelah kembalinya ke tengah tengah masyarakat dapat menjadi lebih baik lagi.


Kolaborasi antara lembaga pemasyarakatan dan yayasan sosial seperti ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan tidak hanya berfokus pada masa hukuman, tetapi juga masa depan.


Turut hadir Bastian Surya selaku Kasi Binadik yang memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini sebagai bagian dari program pembinaan di dalam lapas. (Dn86)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama